Duhai hati
Hai pintu yg lama terkunci
Sejuta kunci tak bisa ku gunakan untuk membukanya
Sebegitu malunya kah
Jangankan wajah suara mu pun tak terdengar..
Suatu hari
Datang seorang pemuda
Dengan alat dipunggungnya
Dia pun mencoba membantu sang pemilik pintu itu
Berbagai usaha dilakukannya
Berbagai cara dia coba
Dan akhirnya pintu pun terbuka
Betapa bahagianya
Akhirnya melihat dunia
Sungguh berwarna
Sungguh indah
Dan sungguh mempesona
Duhai hati
Akhirnya kau pun keluar dan membiarkan pintumu terbuka
Lihat dirimu
Tak sedikitpun senyum diwajahmu
Diganti kan oleh wajahmu yg muram seperti dulu
Duhai hati
Tak perlulah kau takut untuk terluka
Karena dia begitu mencinta.
Depok, Januari 2016
Komentar
Posting Komentar